by

Gubernur Anies Hadiri Pembangunan Jalur Jalan Sehat dan Sepeda Santai Pelaksanaan Pengelolaan Lahan Hasil Reklamasi Dimulai

-METRO-1,099 views

Jakarta .METROAKTUAL.NET.Gubernur Provinsi DKI Jakarta Anies Baswedan meletakkan batu pertama pembangunan jalur Jalan Sehat dan Sepeda Santai (Jalasena) untuk Kawasan Pantai Kita dan Pantai Maju, Jakarta, Minggu (23/12). Proses ini menandai dimulainya pelaksanaan penugasan kepada PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tentang pengelolaan tanah hasil reklamasi Pantai Utara (Pantura) Jakarta melalui Pergub Provi si DKI Jakarta Nimor 120 Tahun 2018. Jakpro menyusun perencanaa sebagaimana ditugaskan Gubernur dengan mengutamakan kepentingan publik sebagai prioritas.Jalur Jalansena merupakan wujud visi bersama pengelolaan lahan reklamasi yang berorientasi kebermanfaatan untuk rakyat.

Jakpro telah.menerima penggasan pada November 2018 meliputi pengelolaan Lahan Kontribusi dan pelaksanaan kerjasama Pe gelolaan Sarana dan Prasarana dan utilitas Umum di Pulau C, Pulau D, dan Pulau G. Pebgelolaan Lahan.Kontribusi diamanatkan sesuai Panduan Ra ca g Kota. Ketiga Pulau tersebut kemudian dipopulerkan Gubernur sebagai Kawasan Pantai Kita, Maju, Bersama, sebagai bagian dari Pulau Jawa. Jakpro menyatakan kesiapan melaksanakan amanat Pergub tersebut.” Kami siap menerima.amanah ini dengan.memerhatikan aspirasi-aspirasi positif untuk membangun ruang interaksi tang inklusuf,”Kata Dirut Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto, Minggu (23/12).Dalam perencanaan, pembangunan dan pengembangan prasarana untuk kepentingan publik dilahan kontribusi, Jakpro harus memperoleh rekomendasi tehnis dari perangkat daerah terkait sesuai pera

Kepentingan.publik menjadi perhatian utama dalam penugasan ini dengan mengedepankan masyarakat pesisir yang terdampak. Lahan kontribusi adalah kewajiban penyerahan lahan di tanah hasil reklamasi dari pemegang izin pelaksanaan reklamasi kepada Pemerintah Daerah seluas 5% (lima persen) dari total luas lahan Hak Pengelolaan (HPL).Adapun yang dimaksud sarana, prasarana dan utilitas umum (PSU) diantaranya aur bersih, persampahan, air limbah, drainase, RuangbTerbuka Hijau, Ruang Terbuka Biru, dan transportasi.

Selain memulai pembangunan jalur Jalasena dengan titik awal bentangan di Pantai Maju, Jakpro memulai program penghijauan Kawasan Maju ditandai inisiasi penanama pohon Khas Betawi Yaitu Kecapi oleh Gubernur Anies Baswedan. “Kami menyadari pentingnya keberimbangan dengan alam. Pohin merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari hidup kita.Oksigen yang dihasilka memberi kehidupan berkelanjutan untuk setiap kita,”Ujar Dwi.

Pohon yang ditanam merupakan tanda kasih untuk kawasa pantai baru ini dari.para pegiat lingkungan da dunia usaha.

Jakpro menerima penugasan untuk jangka waktu 10 tahun dimulai dengan tahap perencanaan yang cermat.”Kami terbuka pada ide-ide produktif dan mengembangkan rasa memiliki bersama dengan.model kolaboratif untuk.kepentingan masyarakat banyak,” papar Dwi. Aset-aset untuk kepentingan publik di atas tanah hasil reklamasi menjadi milik Pemda untuk selanjutnya diberikan penugasa sesuai ketentuan perundang-undangan. Hal penandaan untuk.pengelolaan dapaf dilakukan dari berbagai sumber diantaranya modal perusahaan, patungan modal perusahaan dengan badan usaha lainnya yang sah, penyertaan modal Pemerintah Daerah, da atau bentuk pendanaa lai yang sah, dan sesuai dengan ketentuan peru dang-undangan.”Kami menggunakan sistem kerjasama BTo B dengan prinsip Good Corporate Governance,” punvkas Dwi. (Muhidin)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed