by

Waskita Menerima Rp 40,15 Triliun di Tahun 2018

-EKBIS-678 views

Jakarta .METROAKTUAL.NET.PT Waskita Karya (Persero ) Tbk mengadakan Paparan awal Tahun 2019 di Hotel Raffles, Jum’at (4/1/2019) dihadiri oleh Predir I Gusti Ngurah Putera, Director Of Operation I Didit Umar Prihadi, Director Of Finance Strategy Haris Gunawan, Director Of Operation II Bambang Rianto, Director Operation III Ferry Hendrianto, Director Of Human Capital Management,Hajar Setiaji, Director Of QHSE, Wahyu Utama Putera.

Dalam sambutannya President Director PT Waskita Karya (Persero) Tbk I Gusti Ngurah Putera memaparkan bahwa PT Waskita Karya (Persero) Tbk telah menerima pembayaran atas proyek dan dana talangan tanah sebesar Rp 36,75 triliun sepanjang tahun 2018,”katanya.

Ia melanjutkan, pembayaran proyek tersebut diterima atas pembayaran Proyek Jalan Tol Batang- Semarang sebesar Rp.5,75 triliun, proyek Light Rail Transit (LRT) Palembang sebesar Rp.3,9 triliun, proyek Tol Pasuruan -Probolinggo sebesar Rp 2,1 triliun, proyek Tol Salatiga-Kertasura sebesar Rp 1,96 triliun, penerimaan proyek lainnya sebesar Rp 18, 23 triliun serta adanya pengembalian dana talangan tanah sebesar Rp 2,8 triliun.

Selama tiga tahun terakhir PT Waskita Karya (Persero) Tbk berhasil mencatatkan pertumbuhan secara signifikan sebesar 100,31 %. Pertumbuhan pendapatan usaha PT Waskita Karya (Persero) Tbk dari tahun 2017 ketahun 2018 diharapkan akan meningkat sebesar 10%, sedangkan laba bersih PT Waskita Karya (Persero) Tbk ikut melonjak sebesar 8%.

Selanjutnya, pada tahun 2019 PT Waskita Karya (Persero) Tbk menargetkan pendapatan udaha sebesar Rp 54 Triliun. Sedangkan nilai kontrak baru yang ditargetkan sebesar Rp 55 triliun, sehingga total kontrak yang akan dikelola pada tahun 2019 diharapkan menjadi sebesar Rp 120 triliun. Dari target kinerja tersebut, perusahaan membidik laba bersih sebesar Rp 4 triliun.

Ngurah Putera menjelaskan dalam menyelesaikan pekerjaannya, PT Waskita Karya (Persero) Tbk berupaya keras mencapai zero Accident dengan mengukuhkan komitmen seluruh insan Waskita terhadap Quality Health Safety Environment melalui perbaiki SOP, metode kerja, dan peningkatan disiplin para pegawai serta standar operasional bermutu tinggi yang didasari prinsip-prinsip Good Corporate Governance,” Pungkasnya.(Mulyawan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed