by

Indonesia darurat rokok, LPAI minta stop iklan

Jakarta ,METROAKTUAL.NET– Ketua Umum Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Seto Mulyadi meminta iklan rokok, promosi dan sponsor rokok disetoBaik iklan konvensional ataupun melalui media online. Hal itu diungkapkan Kak Seto untuk mencegah semakin banyaknya anak yang merokok. Belum lama LPAI mencatat ada audisi salah satu perusahaan rokok pakai baju sponsor.

Menurut Kak Seto , sekarang ini sudah banyak anak-anak yang merokok. Belajar dari negara lain, di Asian sudah konsisten melindungi anak-anak dari rokok. “Dukungan seperti atau sponsor bisa dikatakan, iklan juga ” terang Kak Seto.

Pria yang akrab disapa Kak Seto itu menambahkan, saat ini juga marak adanya rokok elektrik.

Bitcoin Menembus $4000, Jatuh Tak Terkira
” Vape yang sedang digandrungi anak muda sekarang itu disebut rokok elektrik, dan pemerintah belum punya aturan tegas soal itu,” ujar Kak Seto.

Atau yang dikenal dengan vape. Generasi milenial makin banyak yang mengkonsumsi rokok elektrik tersebut.

“Di sini, masih SMP saja banyak yang merokok. Bahkan ada anak dibawah 5 tahun ada yang merokok,” ujar Seto Mulyadi, di Jakarta, Kamis (21/3/2019).

Dengan adanya rokok elektrik, kami selalu konsisten, melakukan perlindungan anak. Perlindungan anak bukan hanya oleh LPAI saja. Namun juga semuanya.

Semua stakeholder, pemerintah, ormas, LSM dan sebagainya. Melindungi anak itu harus sekampung.

Pihaknya juga mengimbau orang dewasa, kalau mengetahui ada anak merokok untuk ditegur.
“Kalau melihat dan membiarkan anak merokok, sesuai aturan bisa kena sanksi,” pungkasnya,” ujarnya.

Selain itu, Kak Seto juga mendorong adanya revisi UU nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan UU nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, khususnya terkait pasal 59 ayat (2) huruf e dan pasal 67 yang menyatakan zat adiktif dan lainnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed